(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Mengenakan
Jilbab merupakan kewajiban bagi para muslimah, tentunya hal ini juga
sudah lumrah dan diketahui sejak belasan abad silam. Seorang wanita
Islam tak boleh sembarang menampakkan auratnya di depan orang asing atau
yang bukan muhrim (selain suami, saudara kandung, ayah, paman, kakek,
dll).
dikenakannya untuk menutup aurat.
Namun bagaimana
bila kejadiannya seperti foto yang diunggah salah seorang netizen di
bawah ini? Wanita berjilbab syar’i tapi menggunakan kalung salib yang
sejatinya merupakan simbol di agama kristen, ketika ditanya ia
menerangkan bahwa dirinya memang beragama kristen akan tetapi ia merasa
tak ada yang salah dengan busana yang
Ternyata bila
ditelusuri, perintah menutup aurat bukan hanya ada dalam Islam saja,
tetapi juga pada ajaran nasrani, tepatnya di dalam Alkitab/Bible tegas
memerintahkan wanita nasrani untuk bertudung atau berjilbab.
“Tetapi
tiap-tiap perempuan yang berdoa atau menubuat dengan kepala yang tidak
bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang
dicukur rambutnya” (1 Korintus 11:5).
“Sebab jika
perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga
menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan,
bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menutupkan
kudung ke kepalanya” (11:6)
“Sebab itu, perempuan harus memakai tanda wibawa di kepalanya oleh karena para malaikat” (11:10)
“Pertimbangkanlah sendiri : patutkah perempuan berdoa kepada Allah dengan kepala tidak bertudung” (11: 13)
Keterangan
gambar: Kaum perempuan nasrani dari berbagai belahan dunia seperti
Russia, benua Eropa Timur dan Afrika serta tempat lainnya. Bahkan dapat
anda saksikan di youtube wanita amerika yang memilih mengenakan hijab.
Semoga dapat mengambil hikmah dari artikel ini.
